10 Strategi Jitu Menjual Diri di Sosial Media

Seni Memotivasi Diri Sendiri & Kiat-kiat Pengembangan Diri

10 Strategi Jitu Menjual Diri di Sosial Media

Apakah anda pengguna sosmed atau setidaknya punya akun media sosial? Apa tujuan Anda, apakah untuk personal branding, marketing (menjual produk/jasa) atau sekedar hepi-hepi bareng temen?

Gak perlu dijawab sekarang...

Karena sudah bisa dipastikan saat Anda menemukan artikel ini anda juga mengkses sosmed, yang mungkin saja follower anda mencapai ribuan atau bahkan lebih.

Untuk jawaban atas pertanyaan kedua tentu akan banyak sekali versi atau alasan, kenapa Anda pengguna aktif medsos (sosmed-red). Hanya Anda dan Tuhanlah yang tahu...

Apapun tujuan anda, lupakan itu sejenak karena semua orang tentu punya alasan masing-masing dan dalam hal ini tidak ada yang salah ataupun paling benar, setuju?

Nah yang ingin kita bahas kali ini adalah kekuatan sosmed (saya lebih familiar menyebutnya sosmed) untuk personal branding atau menjual diri di internet.

Misalnya anda seorang penulis novel, biar novel makin dikenal Anda harus sering-sering bikin status yang berkaitan dengan novel, termasuk share tulisan singkat yang menginspirasi. Makin banyak folower anda, makin aktif anda, impactnya anda akan lebih dikenal dan bahkan bisa terkenal (bukan mendadak terkenal).

Atau anda seorang blogger, semakin aktif di sosmed, makin banyak pula yang kenal anda dan blog anda. Yang perlu anda lakukan adalah sesering mungkin update konten yang bahas tentang apa yang anda tulis, apa tujuan blogging anda dan lainnya.

Atau mungkin anda seorang petani pepaya, maka anda harus menceritakan tentang pepaya, manfaat untuk kesehatan, cara pengolahan dan segala sesuatu (rahasia dibalik manisnya buah pepaya) yang mungkin orang belum tahu tentang pepaya.


Lo emang bisa?

Ya bisa dong, jaman sekarang apa sih yang gak bisa di internet, semua mah pasti bisa kang.

Sekedar info nih bro, pengguna sosmed tiap hari makin meningkat, data terupdate saat ini di Indonesia, pengguna facebook mendekati angka 70 juta jiwa, pengguna twitter 20 juta jiwa. Ditambah lagi pengguna Path, Instagram, Google+, Youtube dan sosmed lainnya.

Selain menjadi target market yang sangat menarik, juga sebagai magnet yang bisa menyedot perhatian banyak orang.

O ya bro and sis, kita gak lagi ngomongin soal kekuatan facebook yang bisa menghebohkan dunia, bukan juga soal maraknya penyebaran hoax, hate speech, apalagi kesalahan atau kelemahan si pengguna, melainkan kekuatan untuk personal branding atau menjual diri ke publik yang memanfaatkan sosial media.

Mau tau gimana cara dan strategi yang bisa diterapkan, berikut ulasan lengkapnya khusus buat Anda:
10 Strategi Jitu Menjual Diri di Sosial Media

1. Perlu Konsistensi


Apapun yang anda lakukan, agar berhasil pasti butuh yang namanya konsistensi. Sekali anda melangkah, selanjutnya anda harus selalu bergerak, demikian juga di sosmed.

Ada banyak sekali kegiatan di sosmed, diantaranya: bikin status, share artikel dan balas pertanyaan atau komentar dari teman/folower/likers.

Sekali Anda mengabaikan folower anda saat mereka bertanya, itu akan menimbulkan kekecewaan, jadi jika anda mengharapkan hasil terbaik jangan bikin mereka kecewa.

2. Tetapkan Target


Tak hanya dalam mengejar omzet, dalam memperkenalkan diri di sosmed kita juga perlu menetapkan target agar aktivitas kita di sosmed tidak salah arah.

Target adalah sasaran, bisa mencakup target pasar, target penjualan, target fans atau follower. Dari penetapan sasaran ini akan terpola jenis konten, waktu publikasi.

3. Bikin Perencanaan dan Tujuan


Agar tak mentok dan kehabisan ide, bikin perencanaan konten untuk kegiatan sosial media Anda. Konten untuk hari pertama, kedua, dan seterusnya.

Selanjutnya anda wajib menentukan tujuan jangka pendek dan panjang, misalnya untuk share artikel tentang novel terbaru anda, bagaimana proses pengerjaannya, kapan waktu terbit.


4. Buat Fanspage Khusus


Fanspage biasanya untuk menjaring liker, untuk memantapkan penetrasi Anda tidak ada salahnya bikin halaman khusus penggemar.

Untuk mendukung, gunakan pula akun pribadi untuk branding diri Anda. Akun pribadi sesekali meneruskan (share) status halaman fb atau sebaliknya.

5. Hindari Proses Hard Selling


Keragaman konten di sosmed penting untuk menjaga agar follower anda betah bahkan selalu menunggu update dari anda.

Berikan status lain yang non selling semacam kutipan kata bijak, gambar lucu atau update news agar mereka betah. 

6. Pilih Ragam Tampilan dan Manajemen Konten yang Sesuai


Update status anda harus bervarias. Berikan tampilan teks, gambar atau video pada status Anda. Teks semua akan sangat monoton. Berikan kombinasi teks dan gambar atau dengan video agar konversinya meningkat.

Kemudian berikan jenis konten yang berkaitan dengan inspirasi, motivasi, edukasi dan variasikan dengan jualan dalam satu hari. Jangan melulu jualan.

7. Lakukan Komunikasi 2 Arah dan Follow Up


Imbas dari bermedia sosial adalah mendapatkan respon komentar dari folower atau penggemar. Bisa jadi itu sebuah pertanyaan, testimonial ataupun bahkan complain.

Balaslah setiap komentar dari mereka sebagai bentuk komunikasi dan perhatian Anda kepada mereka.

Dengan begitu, mereka makin menyadari kehadiran anda bersama mereka dan gak hanya share lalu komentar gak pernah dibalas.

8. Cari Seorang Asisten


Ketujuh poin diatas akan lebih fokus dan berjalan lancar apabila anda punya tim khusus yang menangani kegiatan sosial media, mungkin anda butuh seorang asisten.

Jika anda melakukan semua sendirian bisa jadi kewalahan dan akibatnya akan ada pekerjaan anda yang jadi terabaikan.

9. Anggarkan Biaya Promosi



Jika ada dana tambahan, sebarkan akun sosial media Anda ke target yang anda inginkan. Katakanlah target pembaca anda di Indonesia, maka gunakan Facebook Ads untuk mempromosikan fanpage Anda.

Jangan pernah tergiur untuk membeli follower, bisa jadi itu bukan manusia melainkan bot yang sudah di setting, jadi percuma banyak follower tapi isinya bot semua.

10. Lakukan Evaluasi


Evaluasi biasanya bertujuan untuk mereview kinerja atau bentuk koreksi dan tentu anda mengharapkan solusi. Evaluasi bertujuan untuk meningkatkan value diri Anda di sosial media.

Jika perlu, libatkan banyak orang untuk kegiatan ini bisa jadi semacam survei atau dengar pendapat. Semakin banyak orang yang terlibat akan semakin bagus hasilnya dan tentunya lebih berimbang.

Sekarang Anda sudah tahu strateginya, akun sosmed juga udah punya, tunggu apalagi? Dari pada menunggu, mending action sekarang sebelum ketinggalan.

Jangan lupa share artikel ini atau komen untuk testsplit, jika banyak yang like berarti Anda sukses menerapkannya!


Selamat Mencoba!

Dapatkan 45 Tips Pengembangan Diri disini


Beri Tahu Teman Mu Ya!!!


0 Komentar untuk "10 Strategi Jitu Menjual Diri di Sosial Media"

Terima kasih sudah berkunjung:

1. Silahkan berikan opini & komentar terbaik Anda.
2. Kritik pedas 'bikin sambal kali, pedas?' akan saya terima dengan hati terbuka demi perbaikan konten dalam blog ini.
3. Tak perlu nitip link hidup/mati.
4. Bila Anda tidak terima, Anda bisa mengajukan 'banding'!

Back To Top