4 Langkah Konkret Membuat Skala Prioritas Dalam Bekerja

Seni Memotivasi Diri Sendiri & Kiat-kiat Pengembangan Diri

4 Langkah Konkret Membuat Skala Prioritas Dalam Bekerja

Membuat skala prioritas pekerjaan akan membantu Anda dalam meningkatkan produktifitas. Selain itu, melakukan pekerjaan jadi lebih menyenangkan dan Anda terbebas dari hutang waktu akibat menunda-nunda pekerjaan.

Skala prioritas sering dikaitkan dengan pemenuhan kebutuhan, namun dalam pekerjaan juga erat kaitannya, urutannya dimulai dari pekerjaan terpenting & mendesak hingga yang pekerjaan yang bisa ditunda alais tidak mendesak.

Seorang teman kerja saya pernah bertanya seperti ini kepada saya: “kenapa ya bang pekerjaan yang saya lakukan terasa sangat melelahkan, seolah tak ada habisnya dan bikin saya stres? Herannya lagi, sambungnya, hasilnya kok segitu-segitu aja, padahal udah kerja maksimal?

Kemudian saya jawab begini: menurut pengamatan saya, hal itu terjadi akibat kita sering multitasking atau mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Ketemu klien, sambil angkat telp, baru selesai telp adalagi panggilan dari atasan untuk membuat surat, jadinya gak tuntas-tuntas.

Pekerjaan yang kita lakukan emang banyak, sayangnya hampir semua gak selesai, itulah sebabnya kenapa pekerjaan kita tampak selalu menumpuk dan terkesan menunda untuk besok dan besoknya lagi, selalu begitu setiap hari.

Sekarang saya mau tanya sama Anda.
Iya, Anda yang lagi baca, emang siap lagi selain Anda... apakah Anda juga mengalami hal yang sama seperti teman saya tadi?

Saya harap itu tidak terjadi pada Anda, semoga!

Sayangnya hal ini hampir melanda semua pekerja kantoran, di kejar-kejar dateline, pekerjaan makin numpuk, ujungnya lembur dan ujungnya lagi bosen kerja dan pengen jadi bos biar lebih santai, tinggal perintah. Mimpi kali ye...

Dari jawaban yang saya sampaikan diatas, dapat kita simpulkan bahwa dalam hidup pasti ada hal penting, lebih penting dan paling penting, tentu ada juga yang tidak penting.


Sayangnya lagi, kita banyak terjerumus dalam lingkaran hal-hal yang tidak penting. Hal itu sangat kompleks dan meliputi berbagi aspek seperti manajemen waktu, tenaga dan uang.

Agar pekerjaan kita tampak hasilnya, mulai saat ini kita harus mulai belajar menyelesaikan pekerjaan yang paling penting. Termasuk dalam hal menggunakan uang, waktu dan tenaga guna memenuhi kebutuhan paling penting dalam hidup kita.

Sambil duduk manis, kita angkat cangkir kopi, sekalian kita belajar cara menentukan skala prioritas pekerjaan hari ini, mulailah dengan menjawab beberapa pernyataan dibawah ini:

image by Pixabay.com

1.Ketahui kapan batas waktu pekerjaan tersebut harus diselesaikan?


Sebut saja 4 pekerjaan (A, B, C, D) harus selesai hari ini, tentu yang wajib diselesaikan 4 pekerjaan tadi sesuai urutannya.

Jika ada pekerjaan tambahan lain dari Bos, maka lakukan setelah 4 pekerjaan utama selesai.

Seandainya tidak memungkinkan diselesaikan pekerjaan tambahan dari Bos, tidak ada salahnya meminta bantuan dari rekan kerja. Dengan begitu kita kita tidak merasa terbebani.

Agar anda tidak dikejar-kejar hutang pekerjaan yang tertunda, kerjakan satu pekerjaan hingga tuntas, setelah itu baru mengerjakan yang lain.

Akan jauh lebih baik terkesan lamban namun semua pekerjaan tuntas, dari pada semuanya dikerjakan tetapi tidak ada pekerjaan yang selesai, sehingga harus mengulang kembali setiap pekerjaan yang tertunda.

2.Apakah pekerjaan tersebut berhubungan dengan orang lain?


Sebut saja pekerjaan ini berhubungan dengan orang lain misalnya janji dengan klien, presentasi dengan klien, tentu itu semua tergolong pekerjaan paling penting.

Untuk itu, persiapkan diri Anda dengan baik sebelum bertemu klien, atau presentasi, jika perlu datang lebih awal.

Dalam sebuah bisnis, klien adalah Raja, sehingga Anda wajib memprioritaskan mereka jika ingin bisnis terus tumbuh. Service atau layanan Anda adalah hal utama yang wajib dijaga, jika tidak Anda akan membuang kesempatan tersebut.

3.Apakah Pekerjaan itu berhubungan dengan “Perasaan” Anda?

Dalam hal ini, kita harus memperhatikan pekerjaan atau hal apa saja yang berhubungan dengan perasaan kita. Bisa jadi pekerjaan atau mungkin sesuatu yang membenani diri Anda.

Bisa saja Anda telah memiliki banyak hutang, maksud saya hutang pekerjaan.

Pekerjaan yang selalu tertunda ibaratkan hutang, dalam hal ini kita berhutang banyak waktu, terlebih untuk menyelesaikan pekerjaan kita.

Gunakan perasaaan Anda untuk mendeteksi mana pekerjaan yang paling menjadi beban, maka selesaikan itu terlebih dahulu.

4.Bagaimana Memisahkan antara Pekerjaan Anda dengan Bisnis sampingan atau urusan keluarga?


Ada kalanya dimana kita harus membuat keputusan, terutama untuk hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan utama, pekerjaan/bisnis sampingan atau urusan keluarga.

Jika saya bertanya begini, “bagaimana jika ada anggota keluarga yang sakit, mana yang harus didahulukan, pekerjaan atau keluarga?” apa jawaban Anda?

Binggung nggak jawabnya, mana yang harus didahulukan?

Diwaktu yang sama, bisnis sampingan Anda juga menunggu kehadiran Anda, jika tidak Anda akan rugi besar karena proyek bisa jatuh ke tangan pesaing Anda.

Makin tambah pusing kan, kalau sudah begini kira-kira Anda musti ngapain? Bingung gak?

Seharusnya Anda tak perlu bingung, karena semakin anda bingung semakin anda tidak bisa mikir dan solusi makin menjauh dari Anda.

Urutan benar untuk ketiga hal diatas:

(1) Pekerjaan Utama.
(2) Bisnis Sampingan.
(3) Urusan Keluarga.

Jika memang ada keluarga yang sakit dan dalam keadaan genting, yang berurusan dengan hidup mati seseorang, itu yang menjadi prioritas. Setelah itu selesai barulah Anda mengurus pekerjaan utama atau bisnis Anda.


Banyak hal bisa Anda lakukan dalam satu waktu, namun ketahuilah bahwa hal tersebut malah mengurangi tingkat produktifitas Anda.

Jadi manakah yang akan Anda pilih, menyelesikan 2 pekerjaan secara berurutan sampai tuntas hingga hari berakhir atau mengerjakan 5 pekerjaan sekaligus dan hanya ada 1 pekerjaan yang terselesaikan?

Tips Menentukan Skala Prioritas Pekerjaan

1.Buatlah daftar pekerjaan dengan urutan Pekerjaan Terpenting – Penting – Kurang Penting

2.Masukan daftar Pekerjaan Terpenting diurutan teratas dan lakukan di pagi hari, sisanya lakukan setelah istirahat siang hingga hari Anda berakhir.

3.Konsisten dengan jadwal pekerjaan yang telah Anda buat, hindari melakukan aktivitas yang memboroskan waktu Anda percuma seperti mengakses email, sosial media, chatting dan telp.

4.Disaat hari Anda berakhir, lakukan review semua pekerjaan Anda jika ada yang tertinggal segera selesaikan.

5.Jangan memaksakan diri untuk melakukan pekerjaan yang sulit seorang diri, karena hal itu akan membuang waktu Anda percuma, mintalah bantuan kepada rekan kerja yang bisa dipercaya.

6.Tak perlu menunggu Anda siap dan ada waktu luang baru mengerjakan sesuatu, segera action maka Anda pasti memiliki waktu untuk menyelesaikannya.


Sumber Bacaan:
  1. Website jokosusilo.com
  2. Fanspage Pendidikan Karakter
  3. Pengalaman Pribadi



Dapatkan 45 Tips Pengembangan Diri disini


Beri Tahu Teman Mu Ya!!!


0 Komentar untuk "4 Langkah Konkret Membuat Skala Prioritas Dalam Bekerja"

Terima kasih sudah berkunjung:

1. Silahkan berikan opini & komentar terbaik Anda.
2. Kritik pedas 'bikin sambal kali, pedas?' akan saya terima dengan hati terbuka demi perbaikan konten dalam blog ini.
3. Tak perlu nitip link hidup/mati.
4. Bila Anda tidak terima, Anda bisa mengajukan 'banding'!

Back To Top